Generasi Berencana ( GenRe )
Generasi Berencana (GenRe) adalah program yang
dikembangkan oleh BKKBN untuk menyiapkan remaja dan pemuda dalam perencanaan
kehidupan berkeluarga, termasuk pendidikan, karir, dan pernikahan yang sesuai
dengan siklus kesehatan reproduksi. GenRe bertujuan untuk meningkatkan
pengetahuan, sikap, dan perilaku positif remaja, serta mendorong pendewasaan
usia perkawinan.
Elaborasi Lebih Lanjut:
1. Tujuan
GenRe:
- Meningkatkan
pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan bahaya perilaku berisiko.
- Mendorong
pendewasaan usia perkawinan, yaitu meningkatkan usia perkawinan pertama,
khususnya bagi perempuan.
- Mempersiapkan
remaja untuk jenjang pendidikan yang terencana, karir yang terencana, dan
pernikahan yang sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi.
- Menciptakan
remaja yang memiliki perencanaan kehidupan berkeluarga yang matang.
- Mengembangkan
potensi kreativitas dan intelektualitas anggota Forum GenRe.
2. Sasaran
GenRe:
- Remaja
usia 10-24 tahun yang belum menikah.
- Mahasiswa/Mahasiswi
yang belum menikah.
- Keluarga
yang memiliki remaja.
- Masyarakat
yang peduli terhadap kehidupan remaja.
3. Peran
GenRe:
- Memperoleh
pengetahuan dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi, seksualitas, dan
bahaya NAPZA, HIV, dan AIDS.
- Memiliki
keterampilan hidup untuk berperilaku positif dan beradaptasi dengan
lingkungan.
- Menjaga
keutuhan keluarga dan menanamkan nilai-nilai moral.
- Menjadi
contoh, model, dan sumber informasi bagi teman sebayanya.
4. Kegiatan
GenRe:
- Sosialisasi
dan edukasi tentang kesehatan reproduksi dan kehidupan berkeluarga.
- Pembinaan
dan pengembangan potensi remaja melalui forum dan kegiatan lain.
- Pembinaan
keluarga dalam hal komunikasi efektif dan peran orang tua dalam pembinaan
tumbuh kembang remaja.
5. Dampak
GenRe:
- Meningkatkan
kualitas remaja dan generasi mendatang.
- Membentuk
remaja yang tangguh, sehat, dan berpendidikan.
- Mewujudkan
Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (KKBS).
6. Substansi
GenRe:
Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP): Menunda usia pernikahan
dan mempersiapkan diri secara matang sebelum berkeluarga.
8 Fungsi Keluarga: Memahami peran dan tanggung jawab dalam
keluarga.
- HIV/AIDS:
Memahami bahaya dan pencegahan HIV/AIDS.
- Life
Skill: Membangun keterampilan hidup yang berguna untuk kehidupan
sehari-hari.
- KIE/Advokasi:
Menyebarkan informasi dan melakukan advokasi tentang isu-isu remaja.
- Gender:
Memahami isu-isu gender dan persamaan gender.
- Free
Sex: Menjelaskan bahaya dan risiko seks bebas.
- Napza:
Memahami bahaya dan pencegahan penggunaan narkoba, psikotropika, dan zat
adiktif.
Berita Lainnya
-
23 Jun 2026
Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga
Tangerang – Dalam rangka persiapan pelaksanaan Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Kabupaten Tangerang ...
-
23 Jun 2026
Bidang Data dan Kebijakan
Tangerang – Dalam rangka menindaklanjuti surat dari Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Banten Nomor: 1532/PD.01/J.11/2026 tanggal 17 ...
-
22 Jun 2026
Bidang Advokasi & Penggerakan
Tangerang - Dalam rangka meningkatkan kualitas penyampaian informasi Program Bangga Kencana, kesehatan reproduksi, keluarga berencana, ...
-
22 Jun 2026
Bidang Data dan Kebijakan
Tangerang – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang melalui Bidang Data dan ...
-
23 Jun 2026
Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga
Tangerang - Dalam rangka meningkatkan pemahaman, peran, serta kapasitas Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam pelaksanaan ...